Misteri MUTASI ‘Bikin Penggila’ Jabatan Ketar-Ketir

Bupati Roby memprioritaskan calon pejabat yang punya daya kreasi dan inovasi yang bermutu. Karena pengalaman sebelumnya Bupati mengangkat aparatur hasil kongkow-kongkow. Akibatnya ada sejumlah proyek bodong pun diamini saja.  Koq  bisa?

Maumere, citra-news.com – RAMAI beredar di media social (Medsos) bahwa Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si dalam waktu dekat akan mengganti dan memutasi sejumlah pejabat eselonering di Kabupaten Sikka.

Kabar ini membuat sejumlah pejabat ketar-ketir. Namun bagi calon-calon pejabat yang merasa diri mampu untuk menduduki posisi tertentu apalagi terlibat sebagai Tim sukses (Timses) merasa pongah. Karena yakin akan mendapat posisi sesuai selera. Mungkinkah?

“Kabar di medos itu tidak benar bahwa saya akan menuruti apa yang diminta oleh orang yang sudah kerja politik untuk kami di Pilkada Sikka beberapa waktu lalu. Yang namanya mengangkat dan memberhentikan jabatan itu adalah hak prerogative seorang kepala daerah. Jadi itu berita hoax. Dan ini hanya spekulasi dari orang-orang yang gila dengan jabatan saja. Tidak ada orang yang bisa mendikte atau mempengaruhi saya dalam hal mutasi jabatan. Saya akan membasmi semua tindakan-tindakan yang un civilais –tindakan yang tidak bermartabat itu,”tegas Bupati Roby dalam temu pers dengan sejumlah wartawan di Maumere, kamis, 20 Desember 2018.

Untuk mutasi, jelas Roby, dia akan menggunakan beberapa motoda. Pertama, Baperjakat akan mencari 3 nama dari jabatan yang kosong. Mereka akan lakukan fit and proper test. Siapa yang terbaik engkau saya lantik. Kedua, tetapi satu minggu sebelum dilantik, saya buka lagi untuk umum. Kalau ada ASN yang merasa lebih pintar dalam hal manajemen kepemerintahan, dipersihkan menghadap. Pak Bupati saya lebih pintar daripada si A, B, C. Sekarang kita lakukan test antara yang siap dilantik dengan sang ASN yang mengganggap dia lebih mampu. Jika hasilnya benar dia lebih mampu maka dialah yang saya lantik.

“Karena saya akan memilih semua orang muda ASN yang berkualitas tingggi. Barang baik yang saya pakai. Mutasinya nanti bulan April satu kali. Kita baru merancang untuk mutasi semua sudah spekulasi begini. Ada kemungkinan hanya pejabat yang lowong saja,”tandasnya.

Kalau memang mutasi dilakukan satu kali saja pada April 2019, lanjut dia,  maka dari Januari sanpai dengan April nanti kita test. Ini karena banyak orang makanya kita pake waktu lebih lama untuk ngetes kepatutan dan kelayakan seorang menduduki jabatan tertentu.

“Saya berharap tidak boleh ada yang gila jabatan minta jabatan lewat Tim Sukses atau kenalan saya. Itu saya akan bunag di keranjang sampah. Kalau mau jabatan lebih baik menghadap Bupati katakan pak bupati saya mau jabatan ini karena saya mampu,”ujarnya.

Soal jabatan yang lowong, tegas Roby berulang, semuanya nanti dilelang.  Kali ini semua jabatan dilelang dan lebih terbuka. Kalau dulukan tertutup. Biasanya Bapperjakat sodorkan 3 nama kemudian Bupati memutuskan. Sebelum memutuskan dilakukan uji debat terbuka di SCC (Sikka Convention Centre). Saya juga akan minta dukungan dari floor sebelum membuat keputusan usai debat itu, tuturnya.

Mengapa kita butuh pejabat yang punya komitmen untuk mengutamakan kesejahteraan rakyat. Iya, karena APBD kita sebesar Rp 1.200 miliar ini, Rp 900 miliar lebih dipakai oleh pejabat politik dan ASN. Kalau kita tidak menggunakan sumber daya dengan baik maka bangkrut ini kabupaten. Kita harus dapatkan orang-orang dengan SDM yang terhebat. Saya butuh orang-orang yang berkualitas. Saya akan cari SDM yang terbaik. Kalau tidak temukan disini saya cari dari luar Kabupaten Sikka.

Kenapa lanjut dia, karena Sikka ini GAGAL, kata Roby. Jika kita bandingkan dengan Kabupaten Flores Timur saja kita kalah dalam manajemen publik. Kita ini tidak ada hal hebat yang bisa kita kerjakan. Contoh di PUPR bangun kantor bupati multiyears saja tidak jelas. Bahkan ada proyek bodong pun dikerjakan. Puskesmas-Puskesmas dibangun pun tidak selesai-selesai. Itukah aparatur yang hebat?  Inikan memalukan kita.

Menurut Bupati yang diplih dari hasil pengumpulan KTP itu (Calon Independent), penyerapan APBD pun tidak terserap seratus persen. Tetapi pembahasan anggaran rakus. Semuanya mau anggaran besar begitu dikasih tidak terserap 100 persen. Ini ada apa ini. Kasihan rakyat kita. Yang porsi  rakyat 200-an miliar pun tidak terserap. Kita hanya menghamburkan uang hanya untuk membayar pekerja-pekerja proyek.

“Ini kita harus rubah kalau tidak kasihan rakyat. Saya minta teman-teman media mensupport. Kita sama-sama bangun ini Kabupaten Sikka. Ikut awasi pembangunan yang terjadi di daerah, meluruskan hal-hal yang bengkok dan mengembalikan ke hal-hal yang benar.

Menjawab wartawan bahwa ramai di media social ada dugaan Calo jabatan. Masing-masing satu dari Ketua PKB dan satunya lagi ipar dari Bupati, Bupati Roby dengan senyum sinismenyatakan,  iya saya rasa lucu itu. Dua orang itu kan tidak omong soal jabatan. Keduanya pernah membantu saya ketika perjuangan politik waktu lalu.

Ingat iya, Jabatan itu hak prerogatif saya. Tidak ada calo-calo. Mutasi itu kita lakukan terbuka

melaui fit and proper test. Adanya calo-calo itu berita hoax dan ada kegelisahan-kegelisahan, spekulasi dari oknum ASN yang sekadar mau hubur diri saja. Mereka hanya sekadar mau coba-coba serang bupati. Iya mungkin saja, kata Roby.

Pada kesempatan terpisah, Bupati Roby menyebutkan, saat ini di Kabupaten Sikka terdapat ratusan jabatan yang lowong. Ini jika memungkinkan maka antara Desember sampai dengan Januari 2018 kami akan mengisi dengan mengangkat jabatan di beberapa eselonering.

“Untuk Kabupaten Sikka sekarang ada banyak jabatan yang lowong. Diantaranya eselon 3A sebanyak 7 jabatan dan eselon 3B sebanyak 37 jabatan. Kemudian  Eselon IV ada seratusan lebih. Ini saya akan lakukan pengisian jabatan di Eselon IV ini sekitar Desember sampai dengan Januari 2019. Yang saya prioritaskan adalah calon-calon pejabat yang berkualitas. BUKAN berdasarkan balas jasa politik Pilkada di Kabupaten Sikka,”kata Roby ketika ditemui citra-news.com usai menghadiri RUPS  Bank NTT beberapa waktu lalu di Kupang. +++ cnc1/amor

Sumber : Armando WS/CNC

Editor : marthen radja

Gambar : Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si saat membuka Bursa Inovasi Desa di Gedung Sikka Convention Center, Maumere pada awal November 2018.

Foto : Doc. CNC/: Armando WS/CNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *