Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Hukrim  

Niat J. NALLE Menguasai TANAH Stadion Oepoi TERJUNGKAL Dibalik Penertiban

CitraNews

ALEXON Lumba, SH, M.Hum saat diwawancarai awak media, di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT di bilangan Jl. El Tari Kota Kupang,, Timor NTT,  Senin 04 Oktober 2021. Doc. marthen radja/citra-news.com.

Belakangan ini para ocupan semakin menggila. Karena ulahmya luasan tanah milik pemerintah semakin tahun semakin dipersempit saja. Klaim hak milik atas tanah tersebutpun sulit dihindari Lalu apa reaksi pemerintah?

Citra-News.Com, Kupang – PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) saat ini dibuat pusing oleh ulah segelintir orang yang gemar ‘caplok’ tanah yang bukan hak milik.

Baca Juga :  ASTAGA Setya Novanto Hanya Divonis 15 Tahun Penjara

Motifnya beragam. Dapat berupa ocupasi (menambah luasan tanah yang bukan miliknya, red). Dan atau klaim sebagai hak milik setelah menempati ruang tanah tersebut hingga puluhan tahun. Apalagi ditandai dengan bukti sertifikat.

Terhadap fakta-fakta dangkal ini, pemerintah melakukan penertiban barang negara (asset bergerak maupun asset tidak bergerak berupa bidang tanah).

Terkait fenomena ocupasi lokasi tanah milik Pemprov NTT yang kian menggila, Kepala Badan Pendapatan dan Asset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPAD NTT), ALEXON Lumba, SH, M.Hum angkat bicara.

“Pemerintah Provinsi NTT punya bukti dokumen yang legal. Jikalau ada pihak-pihak yang keberatan dan merasa dirugikan, silahkan menempuh jalur hukum. Mau lapor pidana silahkan, mau lapor perdata silahkan. Kami pemerintah siap meladeninya,” tegas Alex di Kupang Senin 04 Oktober 2021.

Baca Juga :  Para TAHANAN Harus Diperlakukan Secara MANUSIAWI

Pernyataan lugas Alex ini dilatari beberapa locus tanah milik Pemprov NTT yang saat ini diagendakan untuk segera dilakukan penertiban.

Salah satu obyeknya yakni dilakukan penertiban tanah bangunan stadion Oepoi Kupang, pada Selasa 28 September 2021.

“Pak polisi darimana ini. Dari..? Oh baik besok juga saya mau turunkan pasukan dari bapak presiden. Saya ini juga tim suksesnya dulu. Bagaimana bapak presiden percaya saya….”ungkap J. Nalle saat rumahnya dibongkar anggota Satpol PP Prov. NTT, Selasa 28 September 2021.

Baca Juga :  Sebar NAPITER di NTT Suburkan Sel Baru Jaringan Teroris

Pantauan awak citra-news.com hari itu, keberanian J. Nalle tidak surut oleh kehadiran 35 anggota polisi gabungan dari Polres Kupang Kota dan Polsek Oebobo yang dikomandani AKP Magdalena. Tidak terkecuali kekuatan penuh datang dari anggota Satpol PP Prov. NTT yang dikomandani Ir. Cornelis Wadu, M.Si.

Meski demikian J. Nalle tidak bergeming sedikitpun. Nalle bahkan masuk kedalam rumahnya dan duduk di kursi plastik warnah merah.